Sutradara Girls und Panzer dan Shirobako Berkomentar pada Politik

NewsPeople
Sutradara Girls und Panzer dan Shirobako Berkomentar pada Politik 1

Sutradara Girls und Panzer dan Shirobako, Tsutomu Mizushima, telah memposting sebuah tweet dengan tagar #検察庁法改正案に抗議します (Saya menentang revisi undang-undang jabatan kejaksaan umum) pada hari Sabtu (16/5).

Tagar mengacu pada penentangan terhadap sebuah usulan RUU yang sedang dibahas di parlemen saat ini, yang akan menaikkan usia pensiun bagi jaksa umum dari 63 menjadi 65. Para kritikus berpendapat bahwa ini akan memungkinkan jaksa untuk tetap di kantor lebih lama dan berdampak negatif terhadap demokrasi negara.

Memposting tagar itu memicu reaksi terhadap Mizushima, dengan sejumlah komentator mengatakan kepadanya bahwa mereka kecewa melihatnya mengomentari masalah politik. Beberapa bahkan mengatakan kepadanya bahwa mereka tidak akan lagi mendukung pekerjaannya. Keesokan harinya, Mizushima menanggapi komentar itu dengan ejekan, menge-tweet, “Ketika kamu mengatakan ‘Saya kecewa’ atau ‘sayang sekali’ itu membuat saya terhibur,” dan “Sangat lucu untuk diberi tahu ‘Saya tidak akan menonton anime-mu lagi.’ Aku menyukainya.”

Pada hari Kamis (14/5), ia membagikan beberapa kefrustrasian umum mengenai boleh tidaknya mengekspresikan opini politik sebagai kreator anime. “Dalam industri anime, orang mungkin tidak mengatakannya secara langsung, tetapi ada tekanan diam untuk tidak membuat pernyataan politik,” tulisnya di tweetnya. “Persetan dengan itu.”

Seorang komentator merespon, “Saya ingin menonton sesuatu di Jepang seperti South Park,” di mana Mizushima menjawab, “Saya suka itu!”

Awal Minggu ini, artis manga Pokémon Adventures Satoshi Yamamoto meminta maaf untuk memposting gambar dari manganya dengan tagar “Saya menentang revisi undang-undang jabatan kejaksaan umum,” meskipun ia lanjut mengungkapkan pendapat pribadinya secara terpisah dari manganya.

Menurut Kyodo News, tagar menginspirasi lebih dari 3,8 juta tweet pada Minggu malam, dan sejumlah selebriti dan artis Jepang menyatakan penolakan mereka terhadap usulan RUU itu, termasuk penyanyi Kyary Pamyu Pamyu dan aktor Arata Iura dan Kyoko Koizumi.

Sumber: ANN