GamesIndustryNewsPeople

Shunsuke Saito dari Gravity Rush, Kentaro Motomura dari Bloodborne Meninggalkan SIE

0
Shunsuke Saito dari Gravity Rush, Kentaro Motomura dari Bloodborne Meninggalkan SIE 1

Shunsuke Saito, desainer karakter dan animator untuk game Gravity Rush dan Gravity Rush 2, mengumumkan di Twitter bahwa dia meninggalkan Japan Studio dari Sony Interactive Entertainment (SIE) pada tanggal 31 Maret. Demikian pula, Kentaro Motomura juga telah mengumumkan di Twitter bahwa dia meninggalkan SIE pada hari yang sama dan dia akan terus mengembangkan video game di masa depan.

Motomura mengerjakan judul-judul seperti Bloodborne, Dark Cloud, Wild Arms, Soul Sacrifice, dan Everybody’s Golf selama waktunya di perusahaan itu.

Perpisahan tersebut mengikuti serangkaian perpisahan lain yang diumumkan dalam beberapa bulan terakhir.

Produser Masami Yamamoto mengumumkan keluarnya dia dari SIE pada tanggal 15 Maret. dia meninggalkan studio pada tanggal 28 Februari. Produser Bloodborne, Tokyo Jungle, dan Déraciné, yaitu Masaaki Yamagiwa, mengumumkan kepergiannya dari SIE Japan di Twitter pada tanggal 25 Februari. Dia menyebutkan bahwa dia akan terus mengerjakan video game. Produser game remake Bloodborne dan Demon’s Souls, yaitu Teruyuki Toriyama meninggalkan Japan Studio milik SIE pada akhir Desember 2020. Pengembang game dan sutradara Keiichirō Toyama telah mengumumkan pada bulan Desember bahwa dia telah meninggalkan Japan Studio milik SIE bersama rekannya, Kazunobu Sato dan Junya Okura, untuk mendirikan sebuah studio game baru bernama Bokeh Game Studio.

SIE telah mengumumkan pada bulan Februari bahwa mereka mengurangi pengembangan game di JAPAN Studio dari PlayStation Studios. Studio ini mereorganisasi dan memusatkan kembali operasinya di sekitar Team ASOBI, unit pengembangan di balik game Astro’s Playroom, mulai 1 April. Produksi eksternal, pelokalan perangkat lunak, dan manajemen IP judul-judul dari perusahaan akan dipusatkan di dalam sayap fungsi global dari PlayStation Studios.

JAPAN Studio telah mengembangkan banyak franchise seperti Ape Escape, LocoRoco, dan Knack. Tim Project Siren dari perusahaan ini mengembangkan waralaba Siren dan Gravity Rush, dan Team Ico dari perusahaan ini mengembangkan game Ico dan Shadow of the Colossus. Perusahaan ini juga telah bekerja dengan perusahaan lainnya pada game seperti Bloodborne dan Déraciné.

Sumber: ANN

Mito.Chan

Komposer My Hero Academia, Yuki Hayashi, Meninggalkan Agensi dan Membuka Kantor Baru

Previous article

Nasib Manga dalam Majalah Young Magazine the 3rd Akhirnya Diungkap

Next article

More in Games

You may also like

Komentar