Review Kamen Rider Saber Episode 1 Dan First Impression – ”Yang Menentukan Akhir Cerita Yaitu Aku”

SimakKamen RiderLive Action
Review Kamen Rider Saber Episode 1 Dan First Impression - ”Yang Menentukan Akhir Cerita Yaitu Aku” 1

Gimana, Teman WibuMesta sudah nonton Kamen Rider Saber Episode 1? Yuk intip tentang apa saja yang telah terjadi dalam episode perdana Kamen Rider Saber ini. Selain itu, juga membahas First Impression Kamen Rider Saber menurut WibuMesta.

Review Kamen Rider Saber Episode 1 Dan First Impression - ”Yang Menentukan Akhir Cerita Yaitu Aku” 2
Bagian pertarungan golem Megiddo vs Kamen Rider Saber

Review Episode 1

Kamen Rider Saber Episode 1 dibuka dengan peristiwa Touma bertemu dengan pengguna Kamen Rider Saber sebelum Touma. Omong-omong, ada teman kecil Touma yang besar kemungkinan seorang gadis yang hilang disedot oleh black hole yang menuju ke wonder world. Adegannya hampir mirip sama seperti adegan dimana Kanon tersedot oleh black hole ke Gamma World dan Makoto berusaha menolong di Kamen Rider Ghost (Penulis ceritanya sama juga loh).

Review Kamen Rider Saber Episode 1 Dan First Impression - ”Yang Menentukan Akhir Cerita Yaitu Aku” 3
Masih ingat gak ini mirip kayak adegan apa di kamen rider sebelumnya teman WibuMesta

Oke, setelah adegan itu touma terbangun dari mimpi, dan Touma berada di toko buku fantastic Kamiyama. Toko buku fantastic Kamiyama didatangai banyak anak kecil. Touma menghibur anak kecil yang banyak dengan buku Aladin. Pada saat masih bercerita, datanglah Mei Sudo yang adalah seorang editornya Touma. Touma seorang penulis novel dan pemilik toko buku fantastic Kamiyama. Setelah berbincang santai Touma dan Mei keluar. Touma sudah berjanji bertemu dengan anak kecil untuk memberikan buku.

Duh, hampir saja lupa ada adegan dimana Kamen Rider Calibur pernah memberikan Golem Meggido ke seseorang. Dari sinilah, kita ditunjukkin sifat Touma dan Mei. Touma lebih mencari keinginantahuan tentang masa lalunya dan tidak pernah mengingkari janji. Mei memiliki sifat yang memiliki rasakeingintahuan yang tinggi, agak kekanak-kanakan, ceria, dan mudah terobsesi dengan hal baru.

Ketika Touma dan Mei sudah sampai di tempat anak kecil yang berjanji akan diberi buku oleh Touma. Tiba-tiba golem Megiddo membuka lembaran buku sehingga Wonder World dan dunia seperti menyatu. Disinilah, Wonder World ditunjukkan oleh mata Mei dan Touma. Well, CGI Wonder World-nya gak buruk. Hutan dan penggambaran makhluk mitologinya menggunakan teknik 3D yang enak dipandang. Setelah itu, Golem Meggido membunuh Touma tetapi pada saat Touma ketiban puingan bangunan Touma dilindungi oleh Wonder Ride Book Brave Dragon yang di dapatkan dari pengguna Kamen Rider Saber sebelumnya.

Nah, Wonder Ride Book Brave Dragon memancarkan cahaya dan keluar efek api. Pada saat itu, ada pedang yang menancap. Shindo (Kamen Rrider Blades) mengamati Touma dari jauh. Touma mengeluarkan pedang tersebut dengan tekad buku itu untuk membahagiakan manusia. Dan akhirnya, Touma berhasil melepaskan pedang yang menancap di tanah dan muncullah Seiken Swordriver dari pedang tersebut.

Touma berubah menjadi Kamen Rider Saber Brave Dragon Form. Efek perubahan Touma ke Kamen Rider Saber Brave Dragon tidak buruk dari segi efek. Henshin-nya memiliki latar belakang seperti lemari tumpukan buku yang warnanya kemerahan yang seolah menandakan Brave Dragon. Masuk deh ke pertarungan utama di episode 1.

Disini Touma malah seperti tiba-tiba bisa menggunakan pedang padahal, Touma baru pertama kali pakai pedang. Kamen Rider Saber disini menunjukkan 2 jurus akhir. Yang pertama lupa namanya apa pokoknya efeknya seperti semburan naga dari tangan kanan Kamen Rider Saber seperti penggambaran dari naga menyemburkan apinya. Nah, yang kedua saber menebas pedangnya dengan api.

Golem Megiddo setelah terkena jurus akhir Kamen Rider Saber Brave Dragon, tiba-tiba Golem Megiddo menjadi besar. Kenapa ini jadi super sentai?. Mungkin, mau berani beda sama Kamen Rider lainnya. Habis itu dilanjutkan pertarungan di Wonder World. Ketika pertarungan di Wonder World efek 3D dan sudut kamera nya keren banget dengan tema fantasi. 3D yang smooth dan angle kamera yang low angle sangat memukau.

Setelah pertarungan selesai, Mei dan Touma kembali ke toko buku Fantasy Kamiyama. Habis itu, tiba-tiba muncul Shindo untuk mencari Touma. Shindo sambil menaiki singa biru dan berakhirlah episode 1.

Oke untuk pengenalah Rider dan kekuatannya di episode perdana agak kurang karena progress dia mempelajari sistem rider dan pedangnya kecepatan seperti tidak ada proses sama sekali. Efek dan angle kamera sangat bagus karena efek 3D yang smooth dan terlihat seperti realistis bentuknya dan efek api yang memukau.

Heroine yang ceriwis disini hadir kembali, Mii-tan (Kamen Rider Build) Mei Sudo masih okelah disini tidak menggangu cerita. karakter 2nd Rider Shindo disini belum terlihat gahar sama sekali tidak seperti Fuwa yang langsung agresif dan ambisius. Desain monster Megiddo disini keren dengan bentuk yang menakutkan dan tekstur batunya terasa karena di episode berbentuk golem.

Adegan flashback disini oke untuk menjelaskan inti cerita yang bakal dibawa oleh Kamen Rider Saber. Kamen rider Saber yang memiliki rasa super sentai dan ryukendo karena ada dimana saat monster nya sekarat menjadi besar dan banyak pertarungan yang memakai pedang. Namanya juga saber.

Episode 1 rating 8.5/10

Review Kamen Rider Saber Episode 1 Dan First Impression - ”Yang Menentukan Akhir Cerita Yaitu Aku” 4
Super sentai bangetkan.Episode pertama loh.KR Gaim juga pernah tapi monsternya emang udah besar dari sananya

First Impression

Review Kamen Rider Saber Episode 1 Dan First Impression - ”Yang Menentukan Akhir Cerita Yaitu Aku” 5
Kamen rider saber bersama Tokyo SKA paradise orchestra

Oke, Menurutku Kamen Rider Saber memiliki desain yang keren dengan modifikasi naga api dan ksatria knight layaknya seperti fate series. Adegan pertarungannya malah lebih terasa seperti super sentai dan Ryukendo. Awalnya, Shindo itu orangnya pendiam dan ambisius ternyata dia friendly.

Lagu ending terasa sentai dan ada tariannya di iringi penyebutan nama kamen ridernya sendiri, mungkin berani beda. Untuk opening oke dinyanyikan oleh Yoohei Kawakami dari Alexandros dan diiringi Tokyo SKA paradise orchestra yang berjudul “ALMIGHTY-Kamen No yakosuku”.

Lagunya juga membuat bersemangat dan bergairah. Endingnya dibawakan oleh Tokyo SKA paradise orchestra yang berjudul “Kamen Rider Saber” yang membawa ekspresi gembira dan menari untuk daya tarik anak-anak. Ini Kamen Rider yang ketiga kalinya yang mempunyai ending song setelah kuuga, dan hibiki (omong-omong, ini dihitung dari awal Heisei karena di Showa banyak yang memiliki ending song). Beltnya termasuk simple dan kesan knight nya terasa. Warna hitam dan bercorak emas yang membuat belt ini wahh. Beltnya terinspirasi dari sarung pedang Eropa.