Mori CalliopeNewsVirtual Youtuber

Proyek hololive Alternative Menayangkan Video Teaser Penuh

0
Proyek hololive Alternative Menayangkan Video Teaser Penuh 1

Agensi Virtual YouTuber hololive mulai menayangkan video promosi teaser penuh untuk proyek baru hololive Alternative pada hari Jumat (21/5). Videonya memperdengarkan lagu tema berjudul “Dawn Blue” yang dibawakan oleh Mori Calliope.

Shun Enokido (dari Evangelion: 3.0+1.0: Thrice Upon A Time, Black Fox) menyutradarai dan membuat papan cerita (storyboard) untuk proyek ini. Yūkei Yamada (dari Fullmetal Alchemist: Brotherhood) menjabat sebagai penyelia animasi, dan juga animator kunci (key animator) bersama dengan Enokido. Animator kunci lainnya termasuk Takahito Sakazume, Tо̄ru Iwazawa, Kazuma Tanaka, Naoya Nakayama, Kai Shibata, Toshiya Kōno, dan Keisuke Hiroe. Kо̄ki Andо̄ menjabat sebagai in-between checker, dan Natsuko Harano, Manae Motoki, Aoi Gogo, Sо̄ta Watanabe, dan Aika Matsumoto dikreditkan untuk in-between animation di Snowdrop.

Naoma Nakano (dari Sword Art Online: Alicization) bertanggung jawab atas desain warna dan koordinasi warna di Stella Road. Kaho Endо̄ (dari Sword Art Online: Alicization) menjadi pemeriksa pewarnaan. Yuko Koshida, Yuki Kadomatsu, Asami Eguchi, Keito Kikuchi, Yuika Nagai, Tomoe Oku, dan Rie Arai dikreditkan untuk pewarnaan. Hikaru Sekiguchi menjabat sebagai pengarah seni di Inspired, dan Osamu Masuyama menjadi penasihat seni. Sekiguchi, Teal Tree, dan Huang Chuije bertanggung jawab atas latar belakang. Tomoyuki Arima dikreditkan untuk karya 2D. Shingo Yamashita dan Daisuke Chiba menjabat sebagai sutradara fotografi di Bibury Animation CG. Cover Corporation memproduksi proyek ini.

Proyek hololive Alternative Menayangkan Video Teaser Penuh 2

Proyek ini akan membuat “dunia alternatif” yang menampilkan gadis-gadis dari hololive. Agensi sedang mencari pembuat konten yang tertarik untuk menjadi bagian dari proyek ini, dan para pembuat konten dapat mendaftar di situsnya.

hololive Alternative akan mendapatkan manga di Twitter yang berdasarkan pada cerita orisinal yang berlatar di dunia proyek ini.

CEO hololive Motoaki Tanigo alias Yagoo telah mengumumkan pada bulan Januari bahwa perusahaan tersebut sedang merekrut staf untuk layanan daring baru yang melibatkan persona Vtuber hololive dan komunitas penggemar. Tanigo menulis bahwa hololive sedang mempertimbangkan untuk menjadikan layanan ini sebagai “metaverse” di mana para persona Vtuber hololive dapat tampil dalam acara langsung, serta game daring. Gagasannya adalah untuk membuat layanan di mana “semua orang dapat hidup daring sebagai karakter 2D.” Ini juga diharapkan dapat meringankan masalah bahasa dan komunikasi antara banyak penggemar yang tinggal di seluruh dunia.

Posnya Tanigo juga menjelaskan bahwa hololive awalnya dimulai sebagai layanan streaming pada tahun 2017, meski pada bulan April 2018 beralih menjadi layanan pengambilan wajah (facial capture) agar lebih sesuai dengan kebutuhan saat itu. Namun, sekarang setelah daftar pebakat hololive telah berkembang, perusahaan merasa dapat mengambil tantangan baru yang akan memperkuat jenama tersebut.

Generasi pertama pebakat hololive memulai debutnya pada tahun 2018. Lebih dari 50 Virtual YouTuber saat ini tergabung dalam hololive; menurut situs bahasa Inggris dari agensi ini, mereka memiliki sekitar 4,4 juta penggemar di YouTube dan 4 juta di bilibili. Para pebakat tampil menggunakan avatar 2D dan 3D rumit yang disediakan oleh perusahaan. hololive English debut pada bulan September. Nama-nama dari pebakat debutnya adalah Ninomae Ina’nis, Takanashi Kiara, Watson Amelia, Mori Calliope, dan Gawr Gura.

Sumber: ANN

Mito.Chan

Proyek Station Idol Latch! Mengubah Stasiun Kereta Yamanote di Tokyo Menjadi Idola dengan Anime

Previous article

Yasunori Mitsunaga Akan Meluncurkan Manga Baru

Next article

You may also like

Komentar