JepangNews

Pria Berusia 56 Tahun Ditangkap di Prefektur Aichi Akibat Menerbangkan Drone di Bawah Pengaruh Minuman Keras

0
Pria Berusia 56 Tahun Ditangkap di Prefektur Aichi Akibat Menerbangkan Drone di Bawah Pengaruh Minuman Keras 1

Dengan model yang beragam dan harga yang semakin terjangkau, menerbangkan drone menjadi hobi yang sangat menyenangkan bagi banyak kalangan. Namun, untuk menerbangkan drone diperlukan tempat yang terbuka dan sang pengendali harus benar-benar berkonsentrasi untuk mengarahkan dengan benar drone tersebut. Jika tidak, hal selanjutnya yang akan terjadi adalah sebuah insiden.

Baru-baru ini seorang pria berusia 56 tahun menjadi orang pertama di prefektur Aichi yang ditangkap karena melanggar undang-undang yang baru diberlakukan terkait menerbangkan drone dalam kondisi mabuk.

Insiden tersebut terjadi pada 12 Juni di Kota Toyota, Prefektur Aichi, saat tersangka meminum delapan kaleng bir dari jam 7 pagi hingga siang hari. Namun, tak lama setelahnya, pelaku kemudian mulai termotivasi untuk membersihkan dan merapikan kamarnya.

Saat merapikan kamarnya, tersangka secara tidak sengaja menemukan drone yang dia beli beberapa tahun yang lalu dan mengeluarkannya dari kotak untuk mengecek apakah masih berfungsi atau tidak. Setelah mengetahui drone tersebut masih berfungsi, tersangka yang masih mabuk mengubah niatnya dan mencoba menerbangkan drone tersebut.

Beberapa saat, ketika drone berhasil terbang, drone dengan berat sekitar 540 gram itu menabrak jendela rumah tetangganya. Tetangganya tersebut lalu menelepon polisi untuk melaporkan kecelakaan itu dan melakukan penyelidikan dengan membawa tersangka. Pria tersebut mengaku bahwa dirinya melakukan hal tersebut dibawah pengaruh minuman keras.

Pelaku mungkin terkejut mengetahui bahwa kejahatan semacam itu bahkan ada dalam undang-undang. Undang-undang tentang hal tersebut memang baru disahkan awal tahun ini ketika Jepang merevisi Undang – Undang Penerbangan Sipil dan memutuskan untuk memasukkan berbagai ketentuan mengenai drone. Akibatnya, mengendalikan drone di bawah pengaruh alkohol secara resmi dilarang di Jepang.

Ini adalah contoh lain bagaimana hukum harus beradaptasi mengikuti perubahan dalam tatanan masyarakat dan kemajuan teknologi. Selain itu, kita sebagai anggota masyarakat harus menyesuaikan perilaku kita untuk beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Sumber : Soranews24

6 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Membandingkan Anime

Previous article

[Waifumesta] Nepheria

Next article

More in Jepang

You may also like

Komentar