Kreator Manga The Seven Deadly Sins: Masih Ada 1 Volume Lagi

MangaNanatsu no TaizaiNews
Kreator Manga The Seven Deadly Sins: Masih Ada 1 Volume Lagi 1

Hello Sobat Wibumesta, akun Twitter untuk editor manga The Seven Deadly Sins karya Nakaba Suzuki memposting cetakan percobaan warna untuk volume ke-40 manganya (gambar bawah). Foto dari cetakan percobaan warna tersebut menunjukkan Author’s Note, di mana Suzuki melaporkan bahwa manganya memiliki “satu volume lagi” setelah volume 40.

Kreator Manga The Seven Deadly Sins: Masih Ada 1 Volume Lagi 2

Volume ke-40 tersebut dirilis pada tanggal 17 Februari.

Majalahnya sebelumnya menyatakan pada bulan Mei lalu bahwa chapter ke-315 manganya, yang berjudul “Farewell, ‘The Seven Deadly Sins,'” akan menjadi “klimaks” manganya, tapi manga tersebut berlanjut. Suzuki menyatakan dalam wawancara dengan majalah Da Vinci milik Kadokawa pada bulan Agustus 2018 bahwa ia berencana mengakhiri manganya dalam “sekitar satu tahun,” setelah ceritanya sekitar 40 volume. Dia memberitahukan bahwa dia telah merencanakan akhirnya sejak awal manganya dan bahwa dia berencana untuk memberikan akhiran yang layak untuk sebuah majalah shōnen.

Suzuki telah meluncurkan manganya di majalah Weekly Shōnen Magazine milik Kodansha pada tahun 2012. Kodansha Comics menerbitkan manganya dalam bahasa Inggris secara digital dan dalam cetakan.

Seri anime TV berjumlah 24 episode dari manga ini telah tayang pada tahun 2014 dan 2015. Kemudian anime TV spesial berjumlah empat episode yang berjudul The Seven Deadly Sins -Signs of Holy War- tayang pada bulan Agustus 2016. The Seven Deadly Sins: Revival of The Commandments, seri anime TV keduanya, tayang pada bulan Januari 2018.

Manga ini juga mendapatkan film anime berjudul The Seven Deadly Sins the Movie: Prisoners of the Sky yang telah dibuka di Jepang pada bulan Agustus 2018.

The Seven Deadly Sins: Wrath of the Gods (Nanatsu no Taizai: Kamigami no Gekirin), seri anime TV baru yang digarap Studio DEEN, tayang pada bulan Oktober lalu. Seri baru ini akan menuju “klimaks” ceritanya.

Sumber: ANN