AnimeNewsRyū to Sobakasu no Hime

Film Belle Mengadakan Audisi Pemilihan Pemeran Global untuk Figuran Pengisi Nyanyian

0
Film Belle Mengadakan Audisi Pemilihan Pemeran Global untuk Figuran Pengisi Nyanyian 1

Taisei Iwasaki bergabung dengan staf film Belle sebagai pengarah musik dan komposer


Situs resmi untuk film baru Belle (Ryū to Sobakasu no Hime atau “The Dragon and the Freckled Princess”) garapan Mamoru Hosoda dan Studio Chizu telah mengumumkan bahwa staf film tersebut mengadakan audisi pemilihan pemeran terbuka secara global untuk figuran pengisi nyanyian untuk adegan tertentu yang penting dalam film tersebut. Situsnya juga mengungkapkan Taisei Iwasaki (dari Blood Blockade Battlefront, Dragon Pilot: Hisone and Masotan, The Naked Director) sebagai pengarah musik dan komposer film tersebut.

Figuran pengisi nyanyian itu akan mengambil bagian dalam adegan penting dalam film di mana orang-orang di seluruh dunia bernyanyi bersama dengan protagonis Belle. Situs ini memiliki halaman khusus di mana pelamar dapat mengirimkan rekaman vokal melodi mereka (liriknya hanya berupa vokal “lalala”), dan juga dapat mendengarkan sampel rekaman vokal nada rendah dan tinggi untuk menyesuaikan suara mereka. Ini adalah audisi pemilihan pemeran terbuka pertama untuk figuran pengisi nyanyian dalam sebuah karya Hosoda.

Informasi Lainnya Tentang Film Belle

Film Belle akan dibuka di Jepang pada bulan Juli.

Hosoda (dari The Girl Who Leapt Through Time, Summer Wars,The Boy and The Beast, Mirai) menyutradarai dan menaskahi film ini, dan juga dikreditkan untuk karya orisinal. Film ini menandai ulang tahun ke-10-nya Studio Chizu.

Eric Wong, seorang arsitek dan desainer yang berbasis di London, membuat karya seni konsep untuk dunia daring U dalam filmnya. Menurut Chizu, “Hosoda secara pribadi menemukan dan menugaskan Eric untuk membuat “ruang internet” universal dan internasional ini dari perspektif desain dan arsitektural.”

Film Belle Mengadakan Audisi Pemilihan Pemeran Global untuk Figuran Pengisi Nyanyian 2

Jin Kim (Frozen, Tangled, Big Hero 6, Moana) mendesain protagonis Belle. Menurut Chizu, “Mamoru Hosoda dan Jin telah lama saling menghormati karya satu sama lain, tetapi bertemu untuk pertama kalinya saat Mirai dinominasikan untuk Oscar di Los Angeles. Di sana, mereka berjanji suatu hari akan mengerjakan sesuatu secara kreatif bersama dan akhirnya mewujudkan tujuan itu dengan Belle.”

Film Belle Mengadakan Audisi Pemilihan Pemeran Global untuk Figuran Pengisi Nyanyian 3

Film Belle Mengadakan Audisi Pemilihan Pemeran Global untuk Figuran Pengisi Nyanyian 4

Film Belle Mengadakan Audisi Pemilihan Pemeran Global untuk Figuran Pengisi Nyanyian 5

Chizu menjelaskan ceritanya:

Protagonis kita, Suzu, adalah seorang gadis SMA berusia 17 tahun, yang tinggal di pedesaan Prefektur Kochi bersama ayahnya, setelah kehilangan ibunya di usia muda.

Dia suka bernyanyi bersama ibunya lebih dari apapun, tapi akibat kematian ibunya, dia tidak bisa lagi bernyanyi.

Tidak lama kemudian dia dan ayahnya semakin menjauh satu sama lain, dan Suzu menutup hatinya ke seluruh dunia.

Ketika Suzu merasa bahwa menulis musik adalah satu-satunya tujuan hidupnya yang tersisa, dia kemudian menemukan ruang daring besar yang dikenal sebagai “U,” di mana dia memakai personanya, Belle.

Aku yang lain. Realitas yang lain. Kita tidak lagi terbatas pada satu dunia.

Suzu dengan cepat menyadari bahwa ketika dia berada di dalam “U” sebagai avatarnya, Belle, dia bisa bernyanyi secara alami. Saat dia terus menampilkan musiknya sendiri di dunia virtual, dia dengan cepat menjadi bintang yang naik daun di “U.”

Meskipun demikian, kejutan itu cuma sebentar. Tiba-tiba, makhluk misterius berbentuk naga muncul di hadapannya…

Studio Chizu sebelumnya mengumumkan bahwa film ini akan menggambarkan sebuah “dunia daring yang terus berkembang” yang berlatar di dunia daring yang disebut “U,” yang memiliki 5 miliar pengguna terdaftar. Studio Chizu menyebutkan film-film masa lalu Hosoda di mana kata-kata virtual memainkan peran kunci, seperti Digimon Adventure: Children’s War Game dan Summer Wars, sebagai judul yang mirip dalam mengeksplorasi perhubungan sosial modern, tetapi berdasarkan “wawasan terkini” sutradara. Studio tersebut secara khusus menyebutkan tema “beranjak dewasa, ikatan keluarga, cinta antara orang tua dan anak-anak, persahabatan yang melampaui spesies, hubungan-hubungan antara kehidupan kita.”

Sumber: ANN

Mito.Chan

Season Kedua Anime Restaurant to Another World Dikonfirmasi dengan Seiyuu yang Kembali dan Studio Baru

Previous article

SEGA Akan Buka Kafe Bertemakan Series Love Live! di Akihabara dan Daerah Jepang Lainnya

Next article

More in Anime

You may also like

Komentar