Baku, Binatang Suci Pemakan Mimpi Buruk Manusia

Ensiklopedia
Baku, Binatang Suci Pemakan Mimpi Buruk Manusia 1

Baku adalah binatang suci aneh yang memiliki tubuh beruang, kepala gajah, mata badak, ekor sapi, dan kaki harimau. Terlepas dari penampilan mengerikan mereka, baku dianggap sebagai kekuatan besar dari kebaikan, dan sebagai salah satu pelindung suci umat manusia.

Baku, Binatang Suci Pemakan Mimpi Buruk Manusia 2

Baku mengawasi manusia dan bertindak sebagai roh penjaga. Mereka memakan mimpi manusia – khususnya mimpi buruk. Roh jahat dan yokai takut pada baku dan melarikan diri dari mereka, menghindari daerah yang dihuni oleh mereka. Karena itu, kesehatan dan keberuntungan mengikuti baku kemana pun ia pergi. Beberapa orang mengatakan bahwa baku memakan semua mimpi, tidak hanya mimpi buruk. Ini termasuk mimpi aspirasi, mimpi masa depan, dan mimpi harapan.

Nama dan gambar tertulis Baku telah digunakan sebagai simbol keberuntungan di jimat dan anting-anting sepanjang sejarah Jepang. Di masa lalu bahkan biasanya orang menyulam kanji dari baku di bantalnya agar mimpi buruk, penyakit, dan roh jahat pergi. Gambar baku yang menakutkan biasanya diukir pada pilar di atas pintu kuil dan pada kolom/tiang yang mendukung atap kuil. Ini adalah satu-satunya segelintir makhluk suci yang sering dihormati dengan cara ini.

Ketika seorang anak di Jepang terbangun gemetar dari mimpi buruk, dia tahu apa yang harus dilakukan. Memeluk wajahnya di bantal, dia berbisik tiga kali. “Baku-san, datang makan mimpi saya.” Jika permintaannya dikabulkan, baku yang mengerikan akan datang ke kamarnya dan menghisap mimpi buruk hingga lenyap. Tapi baku tidak dapat dipanggil tanpa kehati-hatian. Sesosok baku yang terlalu lapar mungkin tidak kenyang dengan sebuah mimpi saja, dan mungkin akan menghisap juga harapan dan ambisi anak itu, meninggalkannya dalam keadaan kosong.

Legenda mengatakan bahwa ketika dunia terbentuk dan para dewa menciptakan hewan, baku diciptakan dari potongan-potongan tubuh yang tersisa pada akhir penciptaan. Itulah mengapa ia memiliki penampilan yang aneh, dan mengapa itu dianggap sebagai favorit para dewa.

Saat ini, kata Jepang ‘baku’ juga mengacu pada tapir. Hewan itu dinamai berdasarkan kemiripannya yang luar biasa dengan binatang chimera suci ini.

Baku, Binatang Suci Pemakan Mimpi Buruk Manusia 3

Apakah Baku itu Termasuk Yokai ?

Sebuah pertanyaan yang rumit, hal itu tergantung pada seberapa luas definisi kamu tentang yokai. Ini bukan yokai dalam arti makhluk fantasi seperti nure onago atau bakeneko. Ini lebih merupakan hewan suci, lebih dikaitkan dengan dewa-dewa dibanding monster. Mizuki Shigeru (mangaka GeGeGe no Kitarō) menggunakan definisi yokai seluas yang dimungkinkan, yang berarti sesuatu yang misterius mulai dari Bigfoot hingga hujan katak, dimana baku pasti memenuhi syarat.

Sumber: Yokai.com, Hyakumonogatari Kaidankai