Artis Manga Menggambar Ilustrasi untuk Edisi “Tetap Dirumah” dari Majalah Budaya

MangaNewsPeople
Artis Manga Menggambar Ilustrasi untuk Edisi "Tetap Dirumah" dari Majalah Budaya 1

Artis manga Kotobuki Shiriagari (Sukiyaki Western Django, Ano Hi Kara no Manga) dan Michihiro Hori (Seishun Uruhashi! Urushibu, Mimikaki Shigotonin Samuel) menggambar ilustrasi untuk edisi terbaru majalah budaya Discover Japan. Tema untuk edisi ini adalah “waktu di rumah,” mengacu pada kebutuhan untuk tetap tinggal di dalam ruangan untuk mengurangi tersebarnya COVID-19.

Karya Shiriagari berjudul Corona Taisan (Corona Dispersion). Ini menggambarkan versinya Shiriagari mengenai lukisan Shōki, cendekiawan China abad ketujuh, karya seniman Jepang ikonis Katsushika Hokusai. Shiriagari berkomentar: “Tampaknya orang-orang di China menggambar Shōki selama bertahun-tahun karena keyakinan bahwa ia dapat menghilangkan penyakit. Aku pikir sekitar 10 tahun setelah [lukisan Hokusai] dibuat, itu juga menjadi populer di Jepang untuk menggambarnya. Penyakit saat itu lebih merebak daripada yang sekarang. Tetapi orang-orang selamat dan kita di sini. Corona itu gak perlu terlalu dibawa depresi. Ada banyak hal yang ingin aku lakukan setelah pandemi selesai. Aku harap kalian semua bisa mengurus diri kalian untuk mengantisipasi hari itu!”

Karya Hori berjudul Amabie no Kuni (The Country of Amabie), dan menggambarkan yokai Jepang yang disebut “amabie” berjalan-jalan di jalanan. Menurut legenda, amabie muncul dari laut Kumamoto dan mengatakan bahwa jika penyakit menyebar, orang-orang yang diperlihatkan gambar amabie akan sembuh. Hori berkomentar: “Ketika aku sadar betapa bersyukurnya aku diberikan waktu untuk menetap di rumah, aku berpikir bahwa pasti ada amabie di antara orang-orang di rumah. Amabie ada di hati kita, dan mereka semua membantu menghilangkan penyakit ini. ”

Cover majalahnya (gambar atas) juga menggambarkan amabie, yang digambar oleh seniman Masao Satō.

Di luar halaman Discover Japan, seni amabie telah membuat kegemparan di media sosial Jepang belakangan ini karena kekuatan mereka yang disebutkan di atas. Tagar #アマビエチャレンジ (Amabie Challenge), yang melibatkan berbagi gambar seni atau kerajinan tangan amabie, masih menjadi kuat setelah viral bulan lalu, membuktikan bahwa takhayul masih ada di masyarakat modern.

Sumber: ANN