JepangIndustryNewsGames

Arcade Retro Legendaris Mikado Menggalang Dana 27 Juta Yen Setelah Kehilangan Pendapatan Karena COVID-19

0
Arcade Retro Legendaris Mikado Menggalang Dana 27 Juta Yen Setelah Kehilangan Pendapatan Karena COVID-19 1

Arcade Mikado adalah pilar di komunitas game pertarungan retro Jepang. Arcade independen ini menyediakan ratusan kabinet game dari tahun 80-an dan 90-an; Pusat Game Mikado Takada Baba bahkan membantu dalam perekaman cuplikan game yang ditampilkan di anime Hi Score Girl, dan karakter maskot arcade-nya digambar oleh seniman manga Hi Score Girl, Rensuke Oshikiri.

Akibat hilangnya lalu lintas pejalan kaki setelah COVID-19, arcade baru-baru ini jatuh ke masa sulit. Menurut Takada Baba Keizai Shimbun, arcade kehilangan sekitar 60% dari pendapatan setelah permintaan gubernur Tokyo bulan lalu bagi penduduk untuk tinggal di rumah. Mikado menutup pintunya hingga 6 Mei, setelah pengumuman pemerintah tentang keadaan darurat di Tokyo.

Mikado mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan kampanye penggalangan dana di Campfire untuk menebus kekurangan itu. Dalam sehari, kampanye melampaui tujuan awalnya yang sebesar 20 juta yen, dan pada 21 April, kampanye tersebut telah mengumpulkan lebih dari 27 juta yen.

Minoru Ikeda, yang adalah kepala perusahaan dan pemilik cabang Takada Baba, menjelaskan dalam sebuah video yang meminta dukungan bahwa meskipun ia percaya bahwa pemerintah akan mendukung bisnis, mereka masih belum mengumumkan rencana untuk mendukung industri jasa yang sedang dipengaruhi oleh virus. Jumlah dana yang tersedia untuk Mikado hanya akan bertahan selama sekitar tiga atau empat bulan jika situasi saat ini berlanjut. Dia juga mengatakan bahwa sementara virus telah menyebabkan masalah di berbagai industri yang tidak dapat diprediksi oleh siapa pun, dia ingin menggunakan kesempatan ini untuk mencoba hal-hal baru yang berani alih-alih hanya secara pasif menunggu sampai tempat dapat dibuka kembali.

Cabang Takada Baba memiliki rencana untuk membuka gedung annex di Hakuchō Plaza pada bulan Mei. Berkat uang galang dana, rencana semula masih dapat dilanjutkan. 10 juta yen akan digunakan untuk membeli dan mengirimkan kabinet game untuk lokasi baru itu. Mikado juga berencana untuk membuka sudut kolaborasi dengan arcade lainnya di seluruh negeri dan membuka area merokok di cabang Takada Baba dan Ikebukuro, di antara rencana lainnya. Kampanye akan berlangsung hingga 10 Mei, dan Mikado berencana untuk menyimpan uang tambahan yang dikumpulkan untuk masa depan arcade.

Untuk saat ini, bagaimanapun, pemain game tidak punya pilihan selain tetap di dalam rumah. Di Twitter, Mikado menggunakan bahasa gaul arcade Jepang dengan memberi tahu para penggemarnya: “Kau telah dikeluarkan dari tempat ini selama sebulan!” Ikeda mengatakan bahwa kata-katanya mungkin sedikit lancang untuk kesempatan itu, tetapi karena saat-saat seperti inilah dia ingin pengumuman menjadi riang dan asyik.

Selama bertahun-tahun, Mikado telah mempertahankan komunitas yang berkembang ini bahkan dalam menghadapi penurunan jangka panjang tempat arcade Jepang, dan yakin bahwa itu dapat berhasil menghadapi situasi sulit terbaru ini. Kanal YouTube resmi arcade ini menayangkan video baru dari game retro setiap hari, dan tweet yang mengumumkan penutupan sementara semua tempat berakhir dengan harapan. “Kita akan bertemu lagi! Pasti!

Sumber: ANN

Mito.Chan

Mantan Anggota Kalafina Keiko Kubota Melanjutkan Karier Bernyanyi

Previous article

Film Live-Action Tonkatsu DJ Agetarō Akan Diperankan oleh DJ Koo dari TRF Sebagai Dirinya

Next article

You may also like

More in Jepang

Komentar